<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/rss2full.xsl" type="text/xsl" media="screen"?><?xml-stylesheet href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css" type="text/css" media="screen"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>|Elitha-Eri Weblog|</title>
	
	<link>http://www.elitha-eri.net</link>
	<description>sains &amp; teknologi, internet, gadget, computer, humor, games, hikmah, islam, kesehatan, teknologi informasi, artikel, joke, film, olahraga, kuliner , make money, kuliner, info &amp; tips, download</description>
	<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 08:38:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
	<language>en</language>
			<image><link>www.elitha-eri.net</link><url>http://www.elitha-eri.net/download/enj_logo.gif</url><title>EnJ Corp</title></image><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/elitha-eri" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId>1769404</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://www.feedburner.com</feedburner:feedburnerHostname><item>
		<title>Kalendar Libur 2009</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474456984/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kalendar-libur-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 08:38:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Info &amp; Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3951</guid>
		<description><![CDATA[Berikut kalendar libu untuk tahun 2009, Selamat merencanakan liburan Anda! 

  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fkalendar-libur-2009%2F';
  addthis_title  = 'Kalendar+Libur+2009';
  addthis_pub    = '';

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.elitha-eri.net/download/2008/12/kalender-libur-2009.pdf">Berikut</a> kalendar libu untuk tahun 2009, Selamat merencanakan liburan Anda! <img src='http://www.elitha-eri.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fkalendar-libur-2009%2F';
  addthis_title  = 'Kalendar+Libur+2009';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=VXxh13"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=VXxh13" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kalendar-libur-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kalendar-libur-2009/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kupas tuntas IPK rendah untuk beasiswa</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474449168/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kupas-tuntas-ipk-rendah-untuk-beasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 08:28:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Info &amp; Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3949</guid>
		<description><![CDATA[Mengenai IPK rendah untuk beasiswa, saya rasa banyak pertanyaan yang
dijawab secara tidak pas, seperti menyarankan apply ke negara
tertentu yang rendah tingkat kompetisinya. Padahal setahu saya tidak
ada ukuran yang pas untuk ini dan hampir tidak ada beasiswa yang
tidak kompetitif. 
Kalo ada yang menyebut beasiswa di Finland, Austria, Norway, Swedia
atau Denmark kurang kompetitif saya yakin anda akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengenai IPK rendah untuk beasiswa, saya rasa banyak pertanyaan yang<br />
dijawab secara tidak pas, seperti menyarankan apply ke negara<br />
tertentu yang rendah tingkat kompetisinya. Padahal setahu saya tidak<br />
ada ukuran yang pas untuk ini dan hampir tidak ada beasiswa yang<br />
tidak kompetitif. <span id="more-3949"></span></p>
<p>Kalo ada yang menyebut beasiswa di Finland, Austria, Norway, Swedia<br />
atau Denmark kurang kompetitif saya yakin anda akan ditertawakan<br />
oleh para pemburu beasiswa dari Eropa Timur, China dan India.</p>
<p>Setahu saya, beasiswa di negara2 itu kurang populer di Indonesia<br />
hanya karena negaranya relatif jauh dan biaya hidup tinggi. Ditambah<br />
lagi karena disana pendidikan memang bukan komoditi bisnis seperti<br />
halnya di Australia, Inggris atau Amerika sehingga nggak banyak<br />
marketing lewat ranking2-an, iklan dan sejenisnya di Indonesia.</p>
<p>Tapi itu samasekali tidak berarti kurang kompetitif, apalagi negara2<br />
itu sangat dikenal kemajuan IPTEK-nya dan kebanyakan bahkan memberi<br />
tution fee gratis. Kalau tidak percaya penjelasan ini silahkan<br />
dicoba saja.</p>
<p>Saya hanya mau sharing untuk rekan2 ber-IPK rendah yang pingin<br />
banget apply beasiswa:</p>
<p>1. Setahu saya, tantangan terberat untuk rekan2 ber IPK rendah<br />
adalah seleksi administrasi. Seperti kita tahu, ada prinsip pokok<br />
kalau mau apply beasiswa, yaitu ikuti minimum requirement yang<br />
dicantumkan oleh setiap beasiswa, entah itu TOEFL, IPK, GRE, TPA<br />
atau apapun. Kalo nggak bisa memenuhi nggak usah ngirim aplikasi<br />
sebab dari yang saya tahu nggak bakal dipertimbangkan.</p>
<p>Sebagai jalan keluar, cari beasiswa yang tidak secara EKSPLISIT<br />
menyebutkan IPK atau TOEFL atau persayaratan apapun yang tidak kita<br />
punya. Dan saya rasa cukup banyak beasiswa semacam ini dan hanya ini<br />
satu-satunya jalan anda untuk punya peluang lolos dari seleksi<br />
administratif secara alami.</p>
<p>Triknya, jangan konyol waktu bikin aplikasi. Instead, buat &#8216;kesan<br />
pertama yang menggoda&#8217; di aplikasi anda dan caranya, ya..<br />
improvisasi masing-masing. Yang jelas improvisasi anda menunjukkan<br />
kualitas anda.</p>
<p>2. Pilih bidang studi yang tidak sebidang dengan pendidikan<br />
sebelumnya yang ber IP rendah, sehingga anda lebih punya &#8216;excuse&#8217;<br />
pada saat wawancara. Dan anda harus bisa buktikan, bahwa IPK rendah<br />
itu hanya karena anda &#8217;salah jurusan&#8217; dan bukan karena anda tidak<br />
punya kemampuan akademis.</p>
<p>Sekedar contoh, ada seorang teman yang IPK S1-nya cuma 2,51 di<br />
bidang IT dari universitas ternama, tapi beliau ikut tes TPA (tes<br />
potensi akademik) OTO Bapenas, dan hasilnya 650-an. Setahu saya,<br />
skor TPA segini ini bisa jadi jauh lebih tinggi dari skor TPA<br />
lulusan PT top lainnya yang lulus cumlaude sekalipun. Nah dengan<br />
bekal itu beliau bisa dapat beasiswa S2 dan S3 walau di bidang yang<br />
sedikit berbeda karena ada bukti alternatif akan kemampuan<br />
akademisnya. Jadi dalam hal ini pewawancara tidak hanya lihat IPK<br />
2,5 saja, tapi juga TPA 650-nya, apalagi kalo ditambah TOEFL yang<br />
excelent.</p>
<p>Cara lainnya, ada baiknya anda sekolah dulu S2 biaya sendiri di<br />
bidang yang berbeda, dan usahakan dapat nilai sebagus mungkin.<br />
Barangkali itu bisa anda jadikan &#8216;alibi&#8217; untuk membuktikan anda<br />
punya kemampuan akademis. Tapi saat ini semua juga tahu, di<br />
Indonesia khususnya dan di beberapa negara lain, IPK S2 &#8216;agak<br />
diobral&#8217;, bahkan terkesan &#8216;bisa dibeli&#8217; karena itu kredibilitas IPK<br />
S2 seringkali dipertanyakan. Ini bisa anda siasati dengan publikasi<br />
atau riset yang berkualitas semasa anda studi.</p>
<p>Jadi sekali lagi, menurut saya, IPK itu ukuran yang absurd.<br />
Bisa jadi IPK 2,5 tahun &#8216;90 an jauh lebih bagus dari IPK-3,0 jaman<br />
sekarang, karena dulu nggak ada namanya semester pendek.<br />
Bisa jadi IPK 2,5 di fakultas K sama sulitnya dengan IPK 3,5 di<br />
fakultas H misalnya.</p>
<p>Belum lagi kalo dilihat dari PT-nya. Saya pernah ketemu lulusan dari<br />
PTS A dengan IPK nyaris sempurna, tapi &#8216;nggak bunyi&#8217; ketika<br />
disanding lulusan dari PTN B dengan IPK 2,5. Jadi agak sulit<br />
melakukan judgement hanya dengan IPK</p>
<p>3. Berikan bukti alternatif bahwa anda layak untuk dapat beasiswa,<br />
dan refleksikan pada saat nulis aplikasi maupun wawancara. Misalnya<br />
dengan riset proposal yang berkualitas, motivasi belajar yang jelas,<br />
kemampuan memahami masalah, perilaku yang sopan, ahlak mulia,<br />
kemampuan verbal, prestasi kerja, karir, aktivitas sosial, kemampuan<br />
organisasi dsb. Hal ini terbukti sangat banyak membantu karena<br />
merupakan prestasi nyata di lapangan yang jauh lebih sulit dibanding<br />
prestasi akademis seperti IPK yang kebanyakan hanya di ukur dari<br />
satu-dua jam mengerjakan soal ujian.</p>
<p>4. Terakhir dan yang paling penting. Anda harus jujur pada diri anda<br />
sendiri. Jawablah setulus mungkin pertanyaan ini:<br />
a. Perlukah saya mencari beasiswa?<br />
b. Layakkah saya mendapatkan beasiswa?<br />
c. Jika dapat beasiswa itu, mampukah saya lulus nantinya?<br />
d. Jika berhasil lulus nantinya, untuk apa pendidikan, gelar dsb itu?</p>
<p>Jika anda jujur pada diri anda sendiri dan bisa menjawab keempat<br />
pertanyaan itu dengan &#8216;TEPAT&#8217;, insyaallah anda bisa membuat/mengisi<br />
form aplikasi dengan baik dan akan meyakinkan pada saat wawancara.</p>
<p>Dan tentu, tidak ada jawaban paling &#8216;BENAR&#8217; karena tergantung pada<br />
kondisi masing2 individu, tapi disadari atau tidak, beasiswa itu<br />
sebenarnya hanya jalan untuk bisa sekolah lagi, sementara perlu<br />
sekolah lagi atau tidak itu masalah tersendiri yang tidak mudah<br />
diputuskan. Terlebih dengan mengingat bahwa sekolah itu sendiri<br />
butuh kemampuan untuk bisa lulus, dan seringkali lulus sekolah itu<br />
sendiri jauh lebih sulit dari pada sekedar mendapatkan beasiswa.</p>
<p>JADI, JANGAN MENIPU DIRI SENDIRI. Bagi banyak orang hidup ini tetap<br />
terasa jauh lebih indah tanpa harus mendapat beasiswa sekalipun.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p>Salam,</p>
<p>Rika<br />
compiled from many sources</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fkupas-tuntas-ipk-rendah-untuk-beasiswa%2F';
  addthis_title  = 'Kupas+tuntas+IPK+rendah+untuk+beasiswa';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=iDXb4n"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=iDXb4n" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kupas-tuntas-ipk-rendah-untuk-beasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kupas-tuntas-ipk-rendah-untuk-beasiswa/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Meramal Kodok</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474375240/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/meramal-kodok/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 06:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Humor Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3947</guid>
		<description><![CDATA[Seekor kodok memutuskan untuk menelepon hotline
seorang peramal dan menanyakan bagaimana nasib nya
pada waktu-waktu mendatang.
Peramal itu berkata, &#8220;engkau akan bertemu dengan
seorang gadis yang sangat cantik, yang ingin mengenal
engkau sampai se detail-detailnya&#8221;  &#8220;Menyenangkan sekali&#8221;
kata sang kodok. &#8220;Dimana aku akan bertemu  dengannya?
Disebuah pesta di kolam ini?&#8221; kata sang Kodok berseri-seri.
Peramal itu berhenti sejenak kemudian berkata &#8220;Engkau
akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seekor kodok memutuskan untuk menelepon hotline<br />
seorang peramal dan menanyakan bagaimana nasib nya<br />
pada waktu-waktu mendatang.<br />
Peramal itu berkata, &#8220;engkau akan bertemu dengan<br />
seorang gadis yang sangat cantik, yang ingin mengenal<span id="more-3947"></span><br />
engkau sampai se detail-detailnya&#8221;  &#8220;Menyenangkan sekali&#8221;<br />
kata sang kodok. &#8220;Dimana aku akan bertemu  dengannya?<br />
Disebuah pesta di kolam ini?&#8221; kata sang Kodok berseri-seri.<br />
Peramal itu berhenti sejenak kemudian berkata &#8220;Engkau<br />
akan menemuinya semester berikut di Lab. Biology&#8221;</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fmeramal-kodok%2F';
  addthis_title  = 'Meramal+Kodok';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=NWIqsk"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=NWIqsk" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/meramal-kodok/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/meramal-kodok/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Menipu</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474375242/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/menipu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 06:34:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Humor Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3945</guid>
		<description><![CDATA[Di suatu hari minggu pastor Murray mengumumkan
bahwa topik kotbahnya minggu depan adalah &#8216;menipu&#8217;.
Dia menganjurkan semua jemaat mempersiapkan diri
lebih dulu dengan membaca kitab Kejadian 519.
Pada hari minggu berikutnya ia meminta agar yang telah
membaca kitab Kejadian 519 mengangkat tangan.
Semua jemaat mengangkat tangan. &#8220;Terima kasih.
Berarti tepat sekali topik yang saya pilih untuk minggu
ini. Tidak ada kitab Kejadian 519 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di suatu hari minggu pastor Murray mengumumkan<br />
bahwa topik kotbahnya minggu depan adalah &#8216;menipu&#8217;.<br />
Dia menganjurkan semua jemaat mempersiapkan diri<br />
lebih dulu dengan membaca kitab Kejadian 519.<span id="more-3945"></span><br />
Pada hari minggu berikutnya ia meminta agar yang telah<br />
membaca kitab Kejadian 519 mengangkat tangan.<br />
Semua jemaat mengangkat tangan. &#8220;Terima kasih.<br />
Berarti tepat sekali topik yang saya pilih untuk minggu<br />
ini. Tidak ada kitab Kejadian 519 di Alkitab.&#8221;</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fmenipu%2F';
  addthis_title  = 'Menipu';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=EIqz73"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=EIqz73" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/menipu/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/menipu/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Wanita penyelamat</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474272947/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/wanita-penyelamat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 03:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Humor Dewasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3943</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wanita cantik tengah menikmati perjalanannya dengan kapal
pesiar. Untuk mengenang perjalanannya, dia menulis dalam buku
harian.
Tanggal 13: Sebuah keberuntungan buatku. Aku berhasil
mengenal kapten kapal dan ternyata dugaanku benar. Dia sangat
gagah&#8230; Aaah beruntungnya aku. 
Tanggal 14: Tanpa kuduga sang kapten
mengajakku makan malam dan&#8230; Alamak dia juga memuji kecantikanku&#8230;
Aku jadi tersanjung.
Tanggal 15: Dia mengajak makan malam lagi. Sang
kapten [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang wanita cantik tengah menikmati perjalanannya dengan kapal<br />
pesiar. Untuk mengenang perjalanannya, dia menulis dalam buku<br />
harian.</p>
<p>Tanggal 13: Sebuah keberuntungan buatku. Aku berhasil<br />
mengenal kapten kapal dan ternyata dugaanku benar. Dia sangat<br />
gagah&#8230; Aaah beruntungnya aku. <span id="more-3943"></span></p>
<p>Tanggal 14: Tanpa kuduga sang kapten<br />
mengajakku makan malam dan&#8230; Alamak dia juga memuji kecantikanku&#8230;<br />
Aku jadi tersanjung.</p>
<p>Tanggal 15: Dia mengajak makan malam lagi. Sang<br />
kapten ternyata nakal juga. Dia mulai berani mengajakku bercinta dan<br />
menunggu jawabanku besok.</p>
<p>Tanggal 16: Dia menagih janji. Dengan jual<br />
mahal kutolak dia. (emangnya gua apaan&#8230;) eh&#8230;dia malah mengancam<br />
akan menenggelamkan kapal beserta 1200 penumpangnya.</p>
<p>Tanggal 17:<br />
Pagi yang cerah. Aku bangga bisa menyelamatkan nyawa 1200 penumpang.</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fwanita-penyelamat%2F';
  addthis_title  = 'Wanita+penyelamat';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=gKRN9Y"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=gKRN9Y" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/wanita-penyelamat/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/wanita-penyelamat/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Kakek dan Bra</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474272948/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kakek-dan-bra/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 03:44:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Humor Dewasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3941</guid>
		<description><![CDATA[Merayakan ulang tahun perkawinan ke 50-nya, seorang kakek bermaksud
membeli hadiah buat si nenek. Berangkatlah si kakek naik bis sambil
berpikir, &#8220;beli apa ya?&#8221; Di sebelah kebetulan duduk seorang gadis
yang tengah membaca majalah yang di sampulnya ada iklan bra. Si
kakek dapat ide untuk memberi hadiah bra buat nenek. Sampai di toko
lingerie, kakek tampak kaget dengan begitu banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Merayakan ulang tahun perkawinan ke 50-nya, seorang kakek bermaksud<br />
membeli hadiah buat si nenek. Berangkatlah si kakek naik bis sambil<br />
berpikir, &#8220;beli apa ya?&#8221; Di sebelah kebetulan duduk seorang gadis<br />
yang tengah membaca majalah yang di sampulnya ada iklan bra. Si<br />
kakek dapat ide untuk memberi hadiah bra buat nenek. Sampai di toko<br />
lingerie, kakek tampak kaget dengan begitu banyak pakaian dalam<span id="more-3941"></span><br />
bergantungan. &#8220;beli apa, kek?&#8221; kata penjaga toko kaget karena ada<br />
kakek-kakek ke tokonya. &#8220;Mau beli BH buat nenek.&#8221; Si penjaga toko<br />
bertanya, &#8220;Ukurannya berapa?&#8221; Si kakek terlihat bingung, &#8220;Nah itu&#8230;<br />
masalahnya kakek lupa nomornya dan nggak bawa contoh..&#8221; Si penjaga<br />
toko mencoba cari ukuran, &#8220;Mungkin sebesar jeruk bali, kek?&#8221; Si<br />
kakek masih terlihat bingung, &#8220;Wah, kegedean.&#8221; Si penjaga toko iseng<br />
bertanya, &#8220;jeruk Garut! , kali ya?&#8221; Kakek berpikir<br />
sejenak, &#8220;Kayaknya masih kegedean.&#8221; Penjaga toko bingung, tapi tak<br />
hilang akal, &#8220;oh ya, mungkin sebesar telur bebek?&#8221; Si kakek tampak<br />
bersemangat karena tebakan penjaga toko itu tepat, &#8220;Ha, betul!&#8221;<br />
Matanya berbinar, &#8220;Tapi, yang didadar.&#8221;</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fkakek-dan-bra%2F';
  addthis_title  = 'Kakek+dan+Bra';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=ykLfv5"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=ykLfv5" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kakek-dan-bra/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/kakek-dan-bra/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Orang Madura di Hotel</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474272949/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/orang-madura-di-hotel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 03:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Humor Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3939</guid>
		<description><![CDATA[Adalah sebuah cerita tentang seorang madura yang kaya raya pergi ke suatu tempat dan menginap di sebuah hotel yang mewah. Sebelum tidur malam ia memanggil pelayan hotel untuk pesan sarapan agar besok pagi dia tidak perlu repot.
Orang Madura (OM): Pelayan saya mau pesan sarapan untuk besok pagi ya, tolong dicatat, saya minta diantar di kamar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adalah sebuah cerita tentang seorang madura yang kaya raya pergi ke suatu tempat dan menginap di sebuah hotel yang mewah. Sebelum tidur malam ia memanggil pelayan hotel untuk pesan sarapan agar besok pagi dia tidak perlu repot.<br />
Orang Madura (OM): Pelayan saya mau pesan sarapan untuk besok pagi ya, tolong dicatat, saya minta diantar di kamar saya jam 6 pagi, jangan telat ya sebab saya ada rapat.<br />
Pelayan (P): Mau pesan apa Tuan?<br />
OM : Saya mau pesan bret jembret.<span id="more-3939"></span><br />
P    : Apa Tuan???<br />
OM :  Bret jembret!!!<br />
P    : Maaf Tuan apa itu bret jembret???<br />
OM : Sampeyan gimana sih, pelayan hotel terkenal kok bego. Anda<br />
bisa bahasa inggris nggak ?? Bahasa inggrisnya roti apa??<br />
P    : Bread Tuan.<br />
OM : Nah sekarang bahasa inggrisnya selai apa???<br />
P    : Jam Tuan.<br />
OM : Lah itu kalau roti dikasih selai terus atasnya dikasih roti lagi apa<br />
nggak bread jam bread tak iyah… doh sampeyan ini gimana sih!!!<br />
P   : Ooooooooooh itu Tuan. Lalu minumnya apa Tuan??<br />
OM : Susu soda!!!<br />
P    : Pakai es Tuan???<br />
OM : Lho lha iya pakai es dong, kalo nggak pake es kan jadi &#8220;u u oda&#8221; tak iya, dok re mak sampeyan ini!!!<br />
P: ???!!!</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Forang-madura-di-hotel%2F';
  addthis_title  = 'Orang+Madura+di+Hotel';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=ucABXs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=ucABXs" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/orang-madura-di-hotel/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/orang-madura-di-hotel/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Joni oh Joni</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474212157/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/joni-oh-joni/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 02:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Humor Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3937</guid>
		<description><![CDATA[Si kecil Joni diperintahkan Papa pergi ke kamarnya dan segera
tidur.
Lima menit kemudian
Joni: &#8220;Pa&#8230;&#8221;
Papa: &#8220;Ada apa?&#8221;
Joni: &#8220;Joni haus Pa. Bawain air dong&#8221;
Papa: &#8220;Tidak. Jangan pakai alasan itu. Ayo tidur! Matiin
lampunya&#8221;
Lima menit kemudian
Joni: &#8220;Pa&#8230;..!&#8221;
Papa: &#8220;ADA APA LAGI!&#8221;
Joni: &#8220;Joni HAUS. Aku boleh minum ya&#8221;
Papa: &#8220;Kan Papa sudah bikang tidak! Kalau kamu ngomong
lagi,Papa akan pukul Pantatmu!&#8221;
Lima menit kemudian
Joni: &#8220;Paaaaa&#8230;.. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Si kecil Joni diperintahkan Papa pergi ke kamarnya dan segera<br />
tidur.</p>
<p>Lima menit kemudian</p>
<p>Joni: &#8220;Pa&#8230;&#8221;</p>
<p>Papa: &#8220;Ada apa?&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Joni haus Pa. Bawain air dong&#8221;<span id="more-3937"></span></p>
<p>Papa: &#8220;Tidak. Jangan pakai alasan itu. Ayo tidur! Matiin</p>
<p>lampunya&#8221;</p>
<p>Lima menit kemudian</p>
<p>Joni: &#8220;Pa&#8230;..!&#8221;</p>
<p>Papa: &#8220;ADA APA LAGI!&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Joni HAUS. Aku boleh minum ya&#8221;</p>
<p>Papa: &#8220;Kan Papa sudah bikang tidak! Kalau kamu ngomong<br />
lagi,Papa akan pukul Pantatmu!&#8221;</p>
<p>Lima menit kemudian</p>
<p>Joni: &#8220;Paaaaa&#8230;.. &#8221;</p>
<p>Papa: &#8220;APA!!!!!!!&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Kalo papa kemari mau mukul pantat Joni, sekalian<br />
bawain airnya ya Pa&#8221;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Mama: &#8220;Joni, sini!&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Ada apa Ma?&#8221;</p>
<p>Mama&#8221; &#8220;Kamu benar-benar bikin Mama kecewa. Nilaimu kok<br />
makin jelek aja!&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Tapi Ma, penerimaan Rapor kan baru besok&#8221;</p>
<p>Mama: &#8220;Mama tau. Tapi Mama besok mau belanja ke Singapore,<br />
jadi sekarang aja Mama marahin kamu!&#8221;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Papa: &#8220;Joni! Kenapa nilai matematikamu jelek?&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Abisnya Pa, Senin kemaren guru bilang 3+5 = 8&#8243;</p>
<p>Papa: &#8220;Lantas kenapa?&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Hari Selasa bu guru bilang 4 + 4 = 8. Hari Rabu dia</p>
<p>bilang 6 + 2 = 8. Kalo bu guru ngomongnya beda-beda begitu,</p>
<p>gimana Joni tau mana yang benar?&#8221;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Guru: &#8220;Joni, berapa tahun umur ayahmu?&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Sama dengan umur saya Bu Guru&#8221;</p>
<p>Guru&#8221; &#8220;Kok bisa sama?&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Dia kan baru jadi ayah sejak saya lahir bu guru&#8221;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Guru: &#8220;Joni, kenapa isi karanganmu yang berjudul &#8220;Anjingku&#8221;</p>
<p>sama persis dengan isi karangan kakakmu? Kamu nyontek ya!&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Nggak Bu. Anjingnya yang sama&#8221;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Papa: &#8220;Gurumu bilang kamu ini nggak bisa diajari apapun!&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Itu makanya Joni bilang dia nggak berguna Pa!&#8221;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Guru: &#8220;Kamu lahir di mana?&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Di Kalimantan Pak&#8221;</p>
<p>Guru: &#8220;Bagian mana?&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Seluruh bagian badan saya Pak&#8221;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Guru: &#8220;Kenapa rambutmu nggak di sisir?&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Nggak punya sisir bu&#8221;</p>
<p>Guru: &#8220;Kan bisa kamu pakai punya ayahmu&#8221;</p>
<p>Joni: &#8220;Ayah nggak punya rambut Bu&#8221;</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fjoni-oh-joni%2F';
  addthis_title  = 'Joni+oh+Joni';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=VSURCs"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=VSURCs" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/joni-oh-joni/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/joni-oh-joni/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Pohon yg kehilangan rohnya</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474195771/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/pohon-yg-kehilangan-rohnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 01:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Nice Article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3935</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini, adalah cerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya
di Pasifik Selatan. Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kali ini, adalah cerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya<br />
di Pasifik Selatan. Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak.<span id="more-3935"></span></p>
<p>Inilah yang mereka lalukan, jadi tujuannya supaya pohon itu mati. Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari. Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya akan mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga akan mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.</p>
<p>Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya. Akibatnya, dalam waktu panjang, makhluk hidup itu akan mati.</p>
<p>Nah, sekarang, apakah yang bisa kita pelajari dari kebiasaan penduduk primitif di kepulauan Solomon ini ? O, sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlah baik-baik bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.</p>
<p>Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda ?<br />
Ayo cepat!<br />
Dasar lelet!<br />
Bego banget sih! Begitu aja nggak bisa dikerjakan?<br />
Jangan main-main disini!<br />
Berisik !</p>
<p>Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?<br />
Saya nyesal kawin dengan orang seperti kamu tahu nggak!<br />
Bodoh banget jadi laki/bini nggak bisa apa-apa !<br />
Aduuuuh, perempuan kampungan banget sih!?</p>
<p>Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya :<br />
Stupid, soal mudah begitu aja nggak bisa!. Kapan kamu mulai akan jadi pinter?</p>
<p>Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal, ?<br />
Eh tahu ngak? Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku kagak bakal nyesel!<br />
Ada banyak yang bisa gantiin kamu!<br />
Sial! Kerja gini nggak becus? Ngapain gue gaji elu?</p>
<p>Ingatlah! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan, yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kita. Jadi, ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik, cobalah untuk mendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan. Coba kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Teriakan, hanya kita berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, bukan ? Nah, tahukah Anda mengapa orang yang marah dan emosional, mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter. Mudah menjelaskannya. Pada realitanya, meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya hati mereka begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak!<br />
Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai<br />
serta mematikan roh orang yang dimarahi kerena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki. Kita berteriak karena kita ingin melukai, kita ingin membalas.</p>
<p>Jadi mulai sekarang ingatlah selalu. Jika kita tetap ingin roh pada orang yang kita sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan-teriakan. Tapi, sebaliknya apabila Anda ingin segera membunuh roh orang lain ataupun roh hubungan Anda, selalulah berteriak</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fpohon-yg-kehilangan-rohnya%2F';
  addthis_title  = 'Pohon+yg+kehilangan+rohnya';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=rsdzQD"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=rsdzQD" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/pohon-yg-kehilangan-rohnya/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/pohon-yg-kehilangan-rohnya/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Spoof</title>
		<link>http://feeds.feedburner.com/~r/elitha-eri/~3/474177080/</link>
		<comments>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/spoof/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 01:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>enj</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.elitha-eri.net/?p=3933</guid>
		<description><![CDATA[(v) To fool. In networking, the term is used to describe a variety of ways in which hardware and software can be fooled. IP spoofing, for example, involves trickery that makes a message appear as if it came from an authorized IP address. 
Spoofing is also used as a network management technique to reduce traffic. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(v) To fool. In networking, the term is used to describe a variety of ways in which hardware and software can be fooled. IP spoofing, for example, involves trickery that makes a message appear as if it came from an authorized IP address. <span id="more-3933"></span></p>
<p>Spoofing is also used as a network management technique to reduce traffic. For example, most LAN protocols send out packets periodically to monitor the status of the network. LANs generally have enough bandwidth to easily absorb these network management packets. When computers are connected to the LAN over wide-area network (WAN) connections, however, this added traffic can become a problem. Not only can it strain the bandwidth limits of the WAN connection, but it can also be expensive because many WAN connections incur fees only when they are transmitting data. To reduce this problem, routers and other network devices can be programmed to spoof replies from the remote nodes. Rather than sending the packets to the remote nodes and waiting for a reply, the devices generate their own spoofed replies.</p>
<script type="text/javascript">
  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fwww.elitha-eri.net%2F2008%2F12%2F04%2Fspoof%2F';
  addthis_title  = 'Spoof';
  addthis_pub    = '';
</script><script type="text/javascript" src="http://s7.addthis.com/js/addthis_widget.php?v=12" ></script>

<p><a href="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?a=OO00Py"><img src="http://feeds.feedburner.com/~a/elitha-eri?i=OO00Py" border="0"></img></a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/spoof/feed/</wfw:commentRss>
		<feedburner:origLink>http://www.elitha-eri.net/2008/12/04/spoof/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
