Archive for the 'Dha'if' Category

Silsilah Hadits-Hadits Dla’if Pilihan-3

Mukaddimah
Pada menjelang hari-hari ‘Idul Qurban ini banyak kita dengar para khatib membacakan hadits-hadits yang intinya memberikan sugesti agar kita berkurban, tetapi kadangkala di antara hadits-hadits tersebut banyak yang perlu ditinjau ulang lagi, apakah kualitasnya terjamin alias dapat dijadikan hujjah atau kah tidak.?
Salah satunya adalah hadits yang kita kaji kali ini, silahkan simak selanjutnya.!!

Silsilah Hadits-Hadits Dla’if Pilihan-2

HADITS KE-DUA
???? ???? ???????? ????????? ???? ???????????? ?????????????? ???? ???????? ???? ????? ?????? ???????
“Barangsiapa yang shalatnya tidak dapat mencegahnya dari melakukan perbuatan keji dan munkar, niscaya dia hanya semakin jauh dari Allah.”
KUALITAS HADITS
Kualitas hadits ini adalah BATHIL
Takhrij Singkat
Redaksi seperti ini dikeluarkan oleh Imam ath-Thabarany di dalam kitabnya al-Mu’jam al-Kabiir (3:106:2- dalam transkrip azh-Zhaahiriyyah), al-Qudlaa’iy di [...]

Silsilah Hadits-Hadits Dla’if Pilihan-1

Mukaddimah
Mengingat hadits Dla’if (Lemah) sangat banyak terpublikasi di tengah masyarakat awam dan bahayanya bagi ‘aqidah serta keberagamaan mereka, maka kiranya perlu diantisipasi dengan membongkar dan menyingkap hadits-hadits tersebut serta menjelaskan derajat (kualitas) nya sehingga umat menjadi melek karenanya.
Salah satu upaya yang patut diacungi jempol dan mendapat sambutan positif di kalangan ulama Islam kontemporer, adalah buah [...]

Tuntutlah ilmu sekalipun ke negeri Cina

Hadits 416
Tuntutlah ilmu sekalipun ke negeri Cina
“Tuntutlah ilmu sekalipun ke negeri Cina.“
Riwayat ini batil. Ini diriwayatkan oleh Ibnu Adi II/207, Abu Naim dalam Akhbar Ashbahan II/106, al-Khatib dalam at-Tarikh IX/364 dan sebagainya, yang kesemuanya dengan sanad dari al-Hasan bin Athiyah, dari Abu Atikah Tharif bin Salman, dari Anas bin Malik r.a. Kemudian semuanya menambahkan lafazh [...]

Beramallah untuk duniamu seolah-olah …

Hadits 8
Beramallah untuk duniamu seolah-olah …
“Beramallah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selamanya dan beramallah untuk akhiratmu seolah-olah engkau mati besok.“
Sekalipun riwayat di atas sangat masyhur dan hampir setiap orang mengutipnya, tetapi sanadnya tidak ada yang marfu’. Bahkan Syekh Abdul Karim al-Amri tidak mencantumkannya dalam kitabnya al-Jaddul-Hatsits fi Bayani ma laysa bi Hadits.

Hadist Dha’if dan Maudhu

HADITS DHA’IF DAN MAUDHU
Sumber: http://www.almanhaj.or.id/content/2209/slash/0
Oleh
Syiakh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah
Suatu musibah besar yang menimpa kaum muslimin semenjak masa lalu adalah tersebarnya hadits dhaif (lemah) dan maudhu (palsu) di antara mereka. Saya tidak mengecualikan siapapun di antara mereka sekalipun ulama’-ulama’ mereka, kecuali siapa yang dikehendaki Allah di antara mereka dari kalangan para [...]

Pusat Mobil Online Klinik Pasutri