Pelupa


Email This Post Print This Post

Seperti biasanya, Andi yang masih duduk di kelas 5 SD minta izin kepada ayahnya untuk pergi ke sekolah.

“Pak, saya ke sekolah dulu ya?” kata Andi. “Iya, berangkat sana! jangan ada yang lupa! Eh…celana kamu mana? kenapa nggak dipakai?” tanya bapaknya. “Oh iya! pak, saya lupa pakai celana…” kata Andi. “Dasar pelupa!” kata bapaknya marah-marah.

Keesokan harinya Andi mau berangkat ke sekolah, seperti biasa ia minta izin. “Pak, saya mau ke sekolah dan hari ini sudah tidak ada lagi yang ketinggalan,” kata Andi. “Yakin? lalu buku gambarmu mana?” kata bapaknya mengingatkan. “Oh iya! saya lupa pak!” kata Andi. “Kamu ini! masih kecil saja sudah pikun, bagaimana kalau gede nanti?” kata bapaknya sewot.

Keesokan harinya Andi minta izin lagi pada bapaknya. “Pak, hari ini saya mau berangkat ke sekolah dan semuanya sudah komplit, mulai seragam sekolah, tas, sepatu, buku gambar dan penggaris semuanya udah oke pak… tidak ada yang lupa lagi…” kata Andi dengan nada yakin dan penuh percaya diri. Tiba-tiba “PLAKK!!!” Andi dipukul oleh bapaknya dari belakang. “Dasar pelupa! ini hari minggu tahu!” (*)


Email This Post Print This Post
Total viewed: 19 views
Post rating:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Possibly related posts: (automatically generated)

Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.

Post Info

This entry was posted on Tuesday, September 2nd, 2008 and is filed under Humor Umum.

You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.



Previous Post: Sifat Shaum Nabi »
Next Post: Today in History - 2 September »

Read More

Related Reading:


Subscribe without commenting


Leave a Reply

Note: Any comments are permitted only because the site owner is letting you post, and any comments will be removed for any reason at the absolute discretion of the site owner.

iklan -->