Doa Iftitah


Email This Post Print This Post

Sifat Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

DO’A IFTITAH (PEMBUKAAN)
Kemudian membuka bacaan dengan sebagian do’a-do’a yang sah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang jumlahnya banyak, yang masyhur diantaranya ialah :
“Subhaanaka Allahumma wa bihamdika, wa tabaarakasmuka, wa ta’alaa jadduka, walaa ilaaha ghaiyruka”.
“Artinya : Maha Suci Engkau ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu, kedudukan-Mu sangat agung, dan tidak ada sembahan yang hak selain Engkau”.
atau

“Allaahu akbar kabiira, wal hamdulillahi katsiira, wa subhaanallaahi bukratawwa ashiila. Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal ardha haniifam muslimaa wa maa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaa tii lillaahi rabbil’aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana awwalul muslimiin” * Dalam beberapa riwayat lain digunakan kata-kata: “Dan aku termasuk orang-orang muslim”. Tampaknya kata-kata ini perubahan dari beberapa orang rawi sendiri sebagaimana dibuktikan oleh beberapa keterangan. Oleh karena itu, hendaknya orang yang shalat mengucapkan kata-kata ‘wa ana awwalul muslimiin”, bukan “wa ana minal muslimiin”.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan pujian, sanjungan dan kalimat keagungan untuk Allah. Perintah ber-istiftah telah sah dari Nabi, maka sepatutnya diperhatikan untuk diamalkan. *)
*) Barang siapa yang ingin membaca do’a-do’a istiftah yang lain, silahkan merujuk kitab : “Sifat Shalat Nabi”.

dikutip dari Sifat Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani penerbit Media Hidayah (edisi terjemahan)


Email This Post Print This Post
Total viewed: 94 views
Post rating:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Possibly related posts: (automatically generated)

Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.

Post Info

This entry was posted on Wednesday, January 9th, 2008 and is filed under Sholat.

You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.



Previous Post: Membaca Ta’awudz »
Next Post: Baca Sesudah Al-Fatihah »

Read More

Related Reading:


Subscribe without commenting


Leave a Reply

Note: Any comments are permitted only because the site owner is letting you post, and any comments will be removed for any reason at the absolute discretion of the site owner.

iklan -->