Jangan Takut Memulai

“Banyak orang yang beringinan punya usaha/bisnis sendiri namun takut memulai karena merasa tak punya pengetahuan yang lengkap tentang bidang bisnis yang bakal digeluti. Padahal sesungguhnya tidak perlu demikian. Kalau dibayangkan dari awal, bisnis memang terkesan rumit dan komplek. Saya sendiri awalnya juga nggak membayangkan bisa dan mampu seperti sekarang. Tetapi sebagai entrepreneur kita memang dituntut untuk berani. Karena nanti sambil jalan kita pasti bisa belajar. Saya dulu juga nggak ngerti bisnis komestik, soal farmasi, dll, dan juga permesinan produksi, tak tahu sama sekali. Ketika masuk di bisnis distribusi juga tak punya pengalaman. Demikian pula ketika masuk di industri permen, tak punya ilmu soal permesinan produksi dan bagaimana membangun pabrik dan sistim produksinya. Saya nggak tahu.

Tapi bisnis pada dasarnya merupakan sebuah proses yang akan berjalan dan berkembang tahap demi tahap secara alami. Tidak bisa menunggu keadaan sempurna dulu baru kemudian memulai. Memang, kadang kalau dibayangkan dari luar atau ketika kita belum memasuki industri itu, kita merasa sepertinya pekerjaannya begitu sulit dan kompleks. Padahal kalau sudah masuk, sebenarnya nggak sulit dan kita pun bisa belajar secara alamiah. Pasti, nanti sambil jalan biasanya banyak perusahaan yang akan menawarkan jasanya kepada kita sembari mengajari. Ini proses yang terjadi secara alami. Begitu kita masuk di sebuah industri maka akan banyak orang yang menawarkan diri. Haru diingat, bagaimanapun orang lain juga mau cari uang. Jadi misalnya kita butuh ini-itu, maka nggak usah kita cari pun orang akan segera tahu dan pasti mendatangi kita. Contohnya soal kemasan, perusahaan-perusahaan kemasan pasti akan mendatangi kita. Termasuk para konsultan di bidang itu yang akan membantu kita”.

(Wisdom ini dari Hary Sanusi, pengusaha muda sukses dengan 2.500 karyawan yang punya bisnis consumer good, farmasi, makanan-minuman. Nasehat-nasehat ini dicuplik dari buku baru “10 Pengusaha Yang Sukses Membangun Bisnis dari 0”, disusun Sudarmadi dan diterbitkan Gramedia Pustaka Utama).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + 10 =

Get Adobe Flash player