Rasulullah SAW Mendatangi Kafilah Dagang
Dari kejauhan gumpalan debu padang pasir membumbung ke langit. Debu-debu yang berterbangan itu dapat terlihat dari kejauhan bertanda ada satu rombongan kafilahÏakan datang mendekati kota Mekkah. Rasulullah SAW melihat gumpalan debu dari kejauhan itu segera pulang ke rumah. Beliau SAW langsung menyiapkan perbekalan dan membungkusnya. Setelah itu Rasulullah SAW menunggu di pintu gerbang kota Mekkah. Kafilah itu rupanya tidak memasuki kota Mekkah mereka hendak menuju tempat lain. Rasulullah SAW mendekati kafilah itu dan mencari pimpinan rombongan kafilah tersebut. Setelah berjumpa dengan pemimpin kafilah itu Rasulullah SAW meminta izin untuk dapat ikut serta di dalam rombongantersebut. Beliau SAW telah diizinkan. Rasulullah SAW mulailah berda’wah kepada mereka, kepada setiap orang dalam rombongan itu Rasulullah SAW telah sampaikan kebesaran Allah SWT dan mengajak mereka untuk menerima Islam. Setelah semua orang mendapat penjelasan dari Rasulullah SAW, Beliau SAW pun meminta izin kepada pimpinan rombongan untuk pulang kembali ke Mekkah. Rasulullah SAW kembali ke kota Mekkah dengan berjalan kaki sedangkan kafilah tersebut telah melalui kota Mekkah sejauh satu hari satu malam perjalanan. Rasulullah SAW hanya inginkan setiap orang memiliki kalimah Laalilaahaillallaah dan selamat dari adzab yang pedih kelak di akhirat.
Total viewed: 38 views
Post rating:
Possibly related posts: (automatically generated)
- Syukurnya Rasulullah S.A.W.
- Kambing dan Alat Tenun
- Bertani di Surga
- Rasulullah SAW dan Yahudi Pencuri
- Rasulullah SAW dan uang 8 dirham
- Pahala Sebanyak Bintang di Langit
- Mengapa Engkau Menangis ?
- Kisah Teladan (8)
- Kisah Sesendok Madu
- INILAH DUNIA (KISAH NABI ISA A.S.)
Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Thursday, January 3rd, 2008 and is filed under Kisah Islam.You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Previous Post: Kurma Madinah »
Next Post: Rasulullah SAW dan Seorang Arab Badui »



