Seorang Hakim dan Pedagang
Suatu ketika, seorang hakim dan pedagang berjumpa dengan Nashruddin di jalan. Lalu hakim itu berkata padanya, ”Barangsiapa banyak bicara, akan banyak pula kesalahannya.” Lalu hakim itu berkata kembali, ”Apakah kamu akan menegur dan meluruskanku, jika suatu hari aku bersalah?” Nashruddin menjawab, ”Ya, suatu ketika aku pernah memasukkan seorang hakim ke dalam api neraka, sebagai ganti dari dua hakim yang sudah berada di dalamnya. Dan suatu saat, aku juga pernah salah ucap; aku berkata bahwa kata tujjar (para saudagar) adalah ganti dari kata fujjar (orang yang berbuat dosa), dan orang itu pasti masuk neraka.” Mendengar jawaban Nashruddin itu, mereka berdua malu dan pergi.
Total viewed: 32 views
Post rating:
Possibly related posts: (automatically generated)
- Binatang yang Bekerja Itu Besar
- Hanya Menunjuk dengan Jari
- Bagaimana Membedakan Wanita dan Pria?
- Pasti akan Diketahui Orang
- Membuka Mulut Hingga Hampir Robek
- Harta Orang Miskin
- Perlihatkan pada Siapa?
- Aku akan Menjualnya
- Jangan Terlalu Dalam
- Carilah Orang Lain
Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Monday, July 9th, 2007 and is filed under Nasrudin Hoja.You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Previous Post: Aku akan Menjualnya »
Next Post: Perlihatkan pada Siapa? »









