Membuka Mulut Hingga Hampir Robek
Beberapa orang pembual duduk mengobrol di sebuah majlis. Mereka membincangkan cerita-cerita bohong. Nashruddin duduk diam di pojok sambil mendengarkan bualan-bualan mereka.
Menjelang akhir pertemuan, salah seorang di antara mereka menoleh pada Nashruddin dan berkata padanya dengan maksud bergurau. ”Hai, mengapa kamu sedari tadi hanya diam saja dan tidak berbicara?” Sebenarnya, Nashruddin sudah jenuh berdiam diri cukup lama, lalu berkata, ”Apa yang kau katakan? Sejak tadi aku telah membuka mulutku dan hampir saja robek …”
Total viewed: 42 views
Post rating:
Possibly related posts: (automatically generated)
- Hanya Menunjuk dengan Jari
- Binatang yang Bekerja Itu Besar
- Bagaimana Membedakan Wanita dan Pria?
- Salah Kira
- Seorang Hakim dan Pedagang
- Aku akan Menjualnya
- Perlihatkan pada Siapa?
- Pasti akan Diketahui Orang
- Harta Orang Miskin
- Di Mana Aku Duduk
Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Monday, July 9th, 2007 and is filed under Nasrudin Hoja.You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Previous Post: Binatang yang Bekerja Itu Besar »
Next Post: Harta Orang Miskin »









