Mata Duitan


Nasruddin membeli sejumlah besar telur dan kemudian menjualnya dengan harga yang lebih rendah dari harga pembeliannya. Tentu saja, banyak orang yang membeli telur kepadanya. Dalam waktu singkat seluruh telur itu habis terjual.

Seorang pedagang yang merasa tersaingi menanyakan perbuatan Nasruddin tersebut. Sang sufi dengan pendek berkata, ”Tentu engkau tak ingin kalau aku dikatakan mata duitan, kan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × two =

Get Adobe Flash player