Warna Celana Dalam

Ibu RT suatu hari ngajak Inem pembantu barunya untuk menemaninya pergi ke pasar.
Jarak rumah Bu RT dengan pasar lumayan jauh sehingga harus menggunakan Angkutan Umum. Dalam perjalanan menuju pasar mereka kebetulan duduk didepan 2 preman pasar.Kedua preman pasar itu
sebentar-bentar menjatuhkan (pura-pura jatuh) korek api, rokok, dll ke bawah, sehingga kedua preman itu bergantian mengambil korek yang jatuh sambil kepalanya menengok ke sesuatu.

Ibu RT (bisik-bisik) : “ Nem ! hati-hati 2 pemuda itu kayaknya sengaja, jatuhin barang-barangnya !“

Inem (bisik –bisik juga) : “ Iya bu ! mereka memang kurang ajar Bu suka ngintipin celana dalam perempuan yang naik angkot !”

Ibu RT (bisik-bisik) : “ Kamu tahu darimana? Kalau udah tahu kok kamu diem aja?”

Inem (bisik–bisik juga) : “ Saya tahu dari pembantu sebelah rumah Bu!, makanya saya udah bikin startegi, Ibu tenang aja saya tipu mereka”

Ibu RT (bisik-bisik) : “ Menipu gimana, Nem ?”

Inem (bisik –bisik juga) :”Saya akan bikin mereka penasaran warna celana dalam saya,Bu!”

Ibu RT (bisik-bisik) : “ Lho kok Bisa ?”

Inem (bisik–bisik juga) : “ Saya sengaja nggak pake celana dalam, Bu, buat nipu mereka,makanya koreknya dijatuhin terus,mereka belum tau warna celana dalam saya !”

Ibu RT : “Haaaa…..???!!!”Pantesan……koreknya dijatuhin terusss!! Mereka mah gak perlu liat warna celana dalam,kalau udah liat isinya,Nem”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × four =

Get Adobe Flash player