Perusuh Rakyat
Kebetulan Nasrudin sedang ke kota raja. Tampaknya ada kesibukan luar biasa di istana. Karena ingin tahu, Nasrudin mencoba mendekati pintu istana. Tapi pengawal bersikap sangat waspada dan tidak ramah.
“Menjauhlah engkau, hai mullah!” teriak pengawal. [Nasrudin dikenali sebagai mullah karena pakaiannya]
“Mengapa ?” tanya Nasrudin.
“Raja sedang menerima tamu-tamu agung dari seluruh negeri. Saat ini sedang berlangsung pembicaraan penting. Pergilah !”
“Tapi mengapa rakyat harus menjauh ?”
“Pembicaraan ini menyangkut nasib rakyat. Kami hanya menjaga agar tidak ada perusuh yang masuk dan mengganggu. Sekarang, pergilah !”
“Iya, aku pergi. Tapi pikirkan: bagaimana kalau perusuhnya sudah ada di dalam sana ?” kata Nasrudin sambil beranjak dari tempatnya.
Total viewed: 6 views
Post rating:
Possibly related posts: (automatically generated)
- Bahasa Burung
- Pelayan Raja
- Terburu-buru
- Belajar Kebijaksanaan
- Nasrudin dan Kuda
- Menjemur Baju
- Harga Kebenaran
- Menjual Tangga
- Yang benar-benar Benar
- Bersembunyi
Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Friday, June 22nd, 2007 and is filed under Nasrudin Hoja.You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Previous Post: Keadilan dan Kelaliman »
Next Post: Ganti Pakaian »



