Anak Muda & Tukang Cukur

Ada seorang anak muda yang rajin mengumpulkan uangnya untuk pergi ke

Amerika Serikat, ia ingin sekali

bertemu dengan presiden negara tersebut. Setelah beberapa lama kemudian

akhirnya uangnya terkumpul dan

sudah membeli tiket, memesan hotel, dsb. Karena ia akan bertemu presiden

Amerika Serikat, ia kemudian

ingin mencukur rambutnya.

Lalu pergilah ia ke tukang cukur langganannya dan sekaligus temannya

tersebut, dan terjadilah dialog berikut ini.

Anak muda : tolong rambut saya dicukur ya, aku kebetulan mau pergi

minggu depan nih.

Tukang cukur : kamu mau kemana ?

Anak muda : saya mau ke Amerika Serikat.

Tukang cukur : Naik apa ? Anak muda : naik “American Airlines”

Tukang cukur : kok pakai “American Airlines” sih ? Selain pesawatnya

buruk, sering telat,

juga pelayanannya sangat tidak bagus, Kamu harus hati-hati.

Anak muda : oh ya ? (dasar si anak muda ini belum pernah ke luar negri,

jadi kaget dan mulai merasa ketakutan)

Tukang cukur : Lalu kamu nanti nginap dimana ?

Anak muda : di hotel “Hyat”

Tukung cukur : kok di hotel itu sih mas, hotel itu kan sudah tua, jelek

sekali, malah banyak kecoa-nya.

Kata teman saya, dia pernah nginap disitu dan katanya banyak kecoaknya.

Anak muda : wah, saya kebetulan paling takut sama kecoak nih. Klo ada

gimana ya ? Tapi mau diapa lagi pak,

saya sudah terlanjur pesan kamar di hotel tersebut.

Tukang cukur : ngomong-ngomong kamu kesana dalam rangka apa ?

Anak muda : saya ingin ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan bapak

presiden disana.

Tukang cukur : bertemu presiden Amerika Serikat ? mana bisa mas. kamu

kan orang kecil,

presiden itu orangnya sibuk dan orang penting.

Anak muda : (dalam hati)…waduh kok salah & negatif semua ya ? akhirnya

dia merasa loyo dan akhirnya pulang.

Anak muda ini kemudian berpikir, waduh bagaimana ya ? mau tidak jadi

pergi,

tapi semua sudah terlanjur dipesan dan dibayar. Akhirnya dengan terpaksa

si anak muda inipun jadi berangkat.

Enam minggu kemudia si anak muda ini bertemu dengan si tukang cukur

lagi, dan terjadi dialog seperti berikut ini.

Tuakang cukur : eh…, bagaimana perjalannya.

Anak muda : wah luar biasa…., pesawat “American Airlines” itu bersih

sekali, pelayanannya bagus, tepat waktu.

Tidak seperti yang kamu ceritakan tempo hari.

Tukang cukur : oh ya ? trus hotel “hyat” gimana ?

Anak muda : Ooo, kalau itu hotel bintang lima, bukan hotel yang ada

kecoaknya.

Saya ditempatkan di sebuah kamar yang bagus sekali, sangat-sangat bagus.

Tukang cukur : Oh ya ? Trus jadi ketemu presiden Amerika Serikat ?

Anak muda : oh iya, saya memang sudah diaturkan untuk bertemu beliau,

saya malah sampai mencium tangan presiden,

mencium cincin beliau.

Tukang cukur : oh ya ? trus apa kata presidentnya ?

Anak muda : Ooo, beliau cuma bilang, kok rambutmu jelek sekali ? kamu

cukur dimana sih ?

Hehe..emang enak.!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × three =

Get Adobe Flash player