21 Depok
Kriiiiingg…kriiiiingg…..kriiiinggg…
Hari minggu Jam 8.30 pagi telpon kantor di bioskop 21
depok bunyi..
“ haloo.. selamat pagi,.. bioskop 21 depok. Ada yg
bisa dibantu?” resepsionis bioskop dg ramahnya angkat
telpon
“pagi mbak… saya mo tanya, bioskop mulainya jam berapa
yach” tanya seseorang disebrang sana
“jam 12.30 pak..” si cewe entu bilang
“ ok dech..makasih yach..” klik…
………………………..
Kriiing.. kriiing…kriingg
“ haloo.. selamat pagi,.. bioskop 21 depok. Ada yg
bisa dibantu?” kembali sang resepsionis menjawab.
“pagi juga… hmm..maaf mba.. bioskop maen yg pertama
jam berapa yach?” ternyata orang itu lagi yang
telpon..
“oohh.. bpk yg tadi yach,.. kan tadi sudah dibilang
jam 12.30 pak…” dg sedikit kesel si mba itu ngejawab
“oh gitu… maaf lagi yach mba,.. bisa di percepat ga
yach maennya.. misalnya jadi jam 10”
“loh ga bisa dong pak..itukan dah dijadwalkan…”
“oke dach mba,.. makasih yach .”
……………………………….
Kriiing.. kriiing…kriingg
Jam 9.30 pagi, telpon resepsionis bunyi lagi
“ haloo.. selamat pagi,.. bioskop 21 depok. Ada yg
bisa dibantu?”
“maaf mba,.. saya orang yg tadi… bioskop jam 12.30
yach mulai nya.. masih bisa dijadwalkan ulang ga
yach?”
“bpk gimana sih..kan udah dibilang tadi,. Jadwal
bioskop sudah gabisa digonta-ganti. jgn ganggu trus
dong. Sebetulnya apa sich maunya?”
“bukan begitu mba,.. saya sekarang lagi didalem
bioskop nih, kekunci..semalem nonton midnight
ketiduran..”
“capeeeee dechhhh….”
Total viewed: 32 views
Post rating:
Possibly related posts: (automatically generated)
- Telepon Ini Bukan Untukmu
- Puisi karyawan Kreatif
- Belajar Lawan Kata
- Hansip yang Cerdas atau Bodoh
- Mati yang mengenaskan
- Satpam Bego Salah Bunuh
- Ban Vulkanisir
- Orang Madura di Hotel
- Memes
- Orang Madura
Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Thursday, April 12th, 2007 and is filed under Humor Umum.You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Previous Post: God’s Letter »
Next Post: Tit for Tat »



