Spesifiklah dalam memberikan instruksi


Email This Post Print This Post

Selesai melakukan check out di sebuah hotel dan sudah siap masuk ke taksi, seorang businessman baru sadar ada yang terlupa di kamarnya di lantai 30 hotel tersebut.

Dia melihat sekeliling kalau-kalau ada yang bisa dimintai bantuan untuk mengambilnya.

Di dekat itu hanya ada seorang room boy yang terkenal sebagai yang paling lamban dari cara berpikir dan bergerak. Sebagai langganan hotel ini, sang businessman juga tahu ini.

Karena tidak punya pilihan lain, businessman ini memanggil room boy ini dan segera memberikan instruksi.

“Saya butuh bantuan yang sangat BESAR! Saya sedang mengejar pesawat yang akan berangkat 1 jam lagi, dan saya punya waktu hanya 15 menit menuju airport. Saya mau kamu SEGERA naik ke kamar 3015, dan periksa apakah tas kulit saya yang berwarna hitam ada di sana. Saya minta untuk kali ini kami bergerak secepat mungkin!”

Sang room boy tampak senang diberikan kepercayaan ini, dan segera bergerak masuk ke hotel, walau memang agak lamban gerakannya.

Setelah sekitar beberapa menit sang businessman menunggu dengan begitu frustrasi karena resiko terlambat, dari kejauhan tampaklah sang room boy berjalan dengan gontai menghampiri.

Sesampainya dekat businessman, sang room boy tampak terengah-engah, karena walau terkesan pelan, dia ternyata benar-benar berusaha untuk bergerak secepat mungkin.

“Well? Apakah kamu menemukannya?” tanya sang businessman tidak sabar bercampur heran, karena sang room boy tidak terlihat membawa apapun.

Setelah mengambil napas sejenak, sang room boy pun menjawab dengan yakin, “Anda benar sekali, Pak! Saya sudah cek dan lihat sendiri. Ada di tempat tidur!”

=====================

Pesan moral?

(bisa diartikan sendiri oleh sahabat sekalian)

Spesifiklah dalam memberikan instruksi!

Kadang sebuah pekerjaan tidak terlaksana oleh bawahan kita bukan karena mereka tidak kompeten, tapi karena kita yang kurang spesifik dalam memberikan instruksi, sesuai dengan apa yang kita inginkan. Apakah masih sering menganggap seseorang ’seharusnya sudah tahu apa yang kita maksudkan’ ? Well, ada PILIHAN lain untuk lebih SPESIFIK.


Email This Post Print This Post
Total viewed: 17 views
Post rating:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Possibly related posts: (automatically generated)

Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.

Post Info

This entry was posted on Sunday, December 24th, 2006 and is filed under Nice Article.

You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.



Previous Post: Macam-macam Syirik »
Next Post: Mounted Cop »

Read More

Related Reading:


Subscribe without commenting


Leave a Reply

Note: Any comments are permitted only because the site owner is letting you post, and any comments will be removed for any reason at the absolute discretion of the site owner.

iklan -->