806…806…806
Ketika sedang mendaki gunung, Hamidi bertemu dengan nenek-nenek yang
berjalan mondar-mandir di bibir jurang sambil mengatakan “806,..806,.,
806,.. tanpa henti dan terus melihat ke dasar jurang. Dengan penasaran,
Hamidi bertanya pada si nenek “Ada apa Nek.?
Tetapi si Nenek terus mengatakan 806,..806.. tanpa menghiraukan Hamidi,..
Dengan penasarannya Hamidi mendekat dan mengulangi pertanyaannya tapi si
Nenek tetap cuek dengan 806-nya dan terus melihat ke dasar jurang. Dengan
penasaran Hamidi lebih mendekati si Nenek dan ikut melihat kedasar jurang.
Dengan tenangnya si nenek mendorong Hamidi kedasar jurang, lalu berkata,
807,.807,.807…
Total viewed: 20 views
Post rating:
Possibly related posts: (automatically generated)
- Obat Keras
- Kok Bisa Tahu
- Kejadian seram di Parang Tritis, Jogja
- Nenek dan Kacang Mede
- LANTAI 25
- Vivian
- Acara Dukun Penyembuh di Televisi
- Pengorbanan Suami
- Diskusi Nenek
- Diskusi Para Nenek
Thank you for reading this post. You can now Leave A Comment (0) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Friday, May 19th, 2006 and is filed under Humor Umum.You can follow any responses to this entry through the Comments Feed. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Previous Post: Jangan Anggap Enteng Flu »
Next Post: Komputer Kedokteran yang Canggih »
- Pelajaran dari Palestina untuk Segenap Kaum Muslimin
- Ada Apa antara Yahudi dengan Kita?
- Keutamaan Abu Bakar dan Umar Radhiallaahu Anhuma
- Kolam Suci
- Kisah Sukses Mantan Suami-Istri Kaspersky
- Puasa Asyuro 9 & 10 Muharram
- Jika Anak Anda Menderita Alergi
- Bermain Perasaan dengan Sopir Angkot
- Dapat Warisan Tetapi Bermuka Sedih
- Mati Dalam Keadaan Tersenyum



